Kamis, 23 November 2017

Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan Anak yang Tidak Bisa Diulang


Pemerintah saat ini secara intensif mempromosikan 1000 hari pertama kehidupan. 1000 hari dihitung dari saat kehamilan (270 hari) sampai anak usia 2 tahun (730 hari). Mengapa fase ini penting? Ini karena 1000 hari pertama kehidupan bisa menentukan perkembangan dan pertumbuhan anak berikutnya dan apa yang terjadi pada fase ini tidak bisa diulang.


Perkembangan otak anak yang penting terjadi pada 1000 hari pertama

Dari usia kehamilan sampai 2 tahun merupakan masa kritis. Ada banyak pertumbuhan dan perkembangan pada fase ini, terutama perkembangan otak. Perlu diingat bahwa bayi yang baru lahir sudah memiliki sekitar 100 miliar sel otak dan sel otak ini terus tumbuh sangat pesat di tahun-tahun pertama kehidupan bayi.

Pada 1000 hari pertama kehidupan seorang anak, lebih dari 1 juta koneksi neuronal baru terbentuk di otak anak setiap detiknya. Jalur sensoris, seperti penglihatan dan pendengaran, adalah hal pertama yang berkembang di otak. Kemudian diikuti dengan pengembangan kemampuan bahasa dan fungsi kognitif.

Namun, lingkungan yang tidak didukung di awal kehidupan bisa mengganggu perkembangan otak bayi. Gangguan ini bisa permanen atau seumur hidup. Nutrisi yang tidak adekuat yang terjadi selama dua tahun pertama kehidupan dapat menyebabkan kemampuan kognitif seseorang menjadi lebih rendah.

Tidak hanya itu, juga dapat mempengaruhi kekebalan dan perkembangan penyakit degeneratif (seperti diabetes, obesitas, penyakit jantung, hipertensi dan stroke) di fase berikutnya dari kehidupan, menurut UNICEF.

faktor lingkungan seperti kecukupan gizi dan stimulasi untuk perkembangan otak anak, merupakan hal penting yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan otak anak. Lingkungan tidak hanya mempengaruhi jumlah sel otak yang terbentuk dan berapa banyak koneksi terbentuk di antara keduanya, namun juga mempengaruhi bagaimana koneksi di otak terhubung.

Ketinggian anak meningkat dengan cepat pada fase ini

Tak hanya perkembangan otak, perkembangan fisik anak pun semakin cepat dalam periode ini. Bisakah Anda membandingkan berapa sentimeter tinggi anak Anda meningkat sejak lahir sampai usia 2 tahun? Ternyata sampai anak berusia 2 tahun, kenaikan tinggi anak bisa mencapai 75% tingginya saat lahir.

Namun, faktor lingkungan yang tidak mendukung apapun dapat menyebabkan tingginya tinggi badan anak agar tidak bekerja optimal. Tinggi anak mungkin lebih pendek dari pada anak-anak lain yang memiliki gizi lebih baik.

Di sisi lain, Anda mungkin tidak perlu khawatir dengan penundaan pertumbuhan tinggi anak ini. Hal ini karena anak bisa mengejar ketinggian nantinya, saat faktor lingkungan membaik, yaitu ketika anak diberi gizi lebih baik untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangannya.

Namun, penting untuk stres, meskipun tinggi badan anak dapat melihat pada waktu lain ketika lingkungan anak mendukung, tetapi kelemahan yang terkait dengan fungsi kognitif, kemampuan dan perilaku belajar karena kurang gizi hingga 2 tahun Mereka tidak dapat diperbaiki.

Kerugian gizi buruk yang mempengaruhi perkembangan otak anak dini bisa bersifat permanen. Karena itu, lebih baik memberikan lingkungan yang baik. Memenuhi kebutuhan gizi anak Anda, terutama pada 1000 hari pertama kehidupan anak Anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar